Deskripsi pekerjaan
Posisi Biodiversity Manager bertanggung jawab penuh dalam merencanakan dan melaksanakan program pemantauan keanekaragaman hayati sesuai dengan rencana proyek yang telah ditetapkan. Peran ini memegang peranan krusial dalam pengelolaan Nilai Konservasi Tinggi (HCV 1–3), survei spesies kunci, serta pemantauan berbagai indikator ekologis di lapangan. Kandidat terpilih akan mengelola data ekologi secara komprehensif, menyusun laporan teknis, mendampingi proses audit validasi dan verifikasi (VVB), serta memberikan pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi tim lapangan dan masyarakat lokal yang terlibat dalam kegiatan konservasi.
Tanggung jawab: Program pemantauan biodiversitas: merencanakan dan melaksanakan pemantauan sesuai rencana pemantauan proyek. Ini mencakup plot vegetasi permanen (PSP), transek mamalia dan herpetofauna, point count burung, dan kamera trap; Survei spesies kunci: melakukan survei sarang orangutan dan menghitung estimasi kepadatan populasi, survei liang dan jejak trenggiling, serta penghitungan bekantan di sepanjang sungai; Pemantauan ancaman: mengolah data patroli SMART (jerat, perburuan) dan hasil PRA dengan masyarakat terkait perburuan dan pemeliharaan satwa; Pengelolaan HCV: memastikan Nilai Konservasi Tinggi (HCV 1–3) teridentifikasi, terpelihara, dan terdokumentasi; Dukungan restorasi (ARR): memberikan masukan dalam pemilihan spesies asli untuk penanaman dan memantau spesies invasif; Analisis dan pelaporan: menghitung indeks keanekaragaman dan tren populasi, menyusun bagian biodiversitas dalam laporan pemantauan, serta merekomendasikan tindakan pengelolaan adaptif; Pendampingan audit VVB: menjadi PIC teknis untuk klaim biodiversitas selama validasi dan verifikasi; Peningkatan kapasitas dan koordinasi: melatih tim patroli dan anggota masyarakat sebagai pemantau, serta berkoordinasi dengan BKSDA, KPH, dan mitra teknis.
Kualifikasi: Minimal S1 Biologi, Kehutanan (Konservasi), Ekologi, atau bidang terkait. S2 menjadi nilai tambah; Pengalaman dalam survei dan pemantauan satwa liar di hutan tropis, diutamakan di ekosistem gambut Kalimantan; Berpengalaman dalam metode survei primata (khususnya sarang orangutan), kamera trap, transek, dan point count burung; Memahami penilaian HCV. Pengalaman di proyek karbon berbasis alam (REDD+/ARR) dengan standar CCB menjadi nilai tambah yang kuat; Mampu mengolah dan menganalisis data ekologi (Excel; R atau perangkat lunak sejenis menjadi nilai tambah) serta menggunakan GIS; Familiar dengan SMART menjadi nilai tambah; Bersedia bertugas di lapangan dalam waktu yang cukup panjang di Kalimantan Tengah; Mampu menulis laporan teknis.
Tanggung jawab
- Program pemantauan biodiversitas: merencanakan dan melaksanakan pemantauan sesuai rencana pemantauan proyek. Ini mencakup plot vegetasi permanen (PSP), transek mamalia dan herpetofauna, point count burung, dan kamera trap
- Survei spesies kunci: melakukan survei sarang orangutan dan menghitung estimasi kepadatan populasi, survei liang dan jejak trenggiling, serta penghitungan bekantan di sepanjang sungai
- Pemantauan ancaman: mengolah data patroli SMART (jerat, perburuan) dan hasil PRA dengan masyarakat terkait perburuan dan pemeliharaan satwa
- Pengelolaan HCV: memastikan Nilai Konservasi Tinggi (HCV 1–3) teridentifikasi, terpelihara, dan terdokumentasi
- Dukungan restorasi (ARR): memberikan masukan dalam pemilihan spesies asli untuk penanaman dan memantau spesies invasif
- Analisis dan pelaporan: menghitung indeks keanekaragaman dan tren populasi, menyusun bagian biodiversitas dalam laporan pemantauan, serta merekomendasikan tindakan pengelolaan adaptif
- Pendampingan audit VVB: menjadi PIC teknis untuk klaim biodiversitas selama validasi dan verifikasi
- Peningkatan kapasitas dan koordinasi: melatih tim patroli dan anggota masyarakat sebagai pemantau, serta berkoordinasi dengan BKSDA, KPH, dan mitra teknis
Kualifikasi
- Minimal S1 Biologi, Kehutanan (Konservasi), Ekologi, atau bidang terkait. S2 menjadi nilai tambah
- Pengalaman dalam survei dan pemantauan satwa liar di hutan tropis, diutamakan di ekosistem gambut Kalimantan
- Berpengalaman dalam metode survei primata (khususnya sarang orangutan), kamera trap, transek, dan point count burung
- Memahami penilaian HCV. Pengalaman di proyek karbon berbasis alam (REDD+/ARR) dengan standar CCB menjadi nilai tambah yang kuat
- Mampu mengolah dan menganalisis data ekologi (Excel; R atau perangkat lunak sejenis menjadi nilai tambah) serta menggunakan GIS
- Familiar dengan SMART menjadi nilai tambah
- Bersedia bertugas di lapangan dalam waktu yang cukup panjang di Kalimantan Tengah
- Mampu menulis laporan teknis
Informasi lowongan
- Tipe pekerjaan
- Full-time
- Pendidikan
- S1
- Gaji
- Negosiasi
Cara melamar
- Lamar melalui platform
- Kirim lamaran melalui email: recruitment@sinunet.id
- Buka tautan lamaran resmi