Memuat halaman...

Senior Electrical Engineer O&M JTM/JTT

Pengiklan Anonim Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

Deskripsi pekerjaan

Kami mencari seorang Senior Electrical Engineer O&M JTM/JTT (Arus Kuat) untuk ditempatkan di sektor pertambangan di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Posisi senior ini bertanggung jawab memimpin investigasi gangguan kritis berskala besar, memvalidasi hasil analisis troubleshooting yang kompleks, menetapkan standar keandalan aset jangka panjang, serta memberikan arahan teknis bagi tim engineering dan operasional di lapangan. Tanggung jawab utama Anda meliputi memimpin investigasi gangguan tingkat lanjut (Tier-3) untuk kasus anomali peralatan yang paling rumit serta menyusun Root Cause Analysis (RCA). Anda juga akan merumuskan strategi manajemen keandalan aset, memberikan persetujuan teknis perbaikan besar, menyempurnakan standar sistem proteksi dan relay, bertindak sebagai mentor teknis bagi junior/mid-level engineer, serta melakukan audit teknis berkala guna memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan ketenagalistrikan (K2).

Tanggung jawab: Senior Engineer O&M JTM/JTT; Memimpin investigasi gangguan kritis berskala besar, memvalidasi hasil analisis troubleshooting yang kompleks, menetapkan standar keandalan aset jangka panjang, serta memberikan arahan teknis bagi tim engineering dan operasional di lapangan; 1. Lead Troubleshooting & Investigasi Tingkat Lanjut (Tier-3):; Menangani kasus gangguan atau anomali peralatan yang paling rumit, berulang, atau berdampak luas (misalnya kegagalan gardu induk besar atau trip jaringan interkoneksi) yang tidak dapat diselesaikan oleh level Engineer biasa; Memimpin tim investigasi lintas fungsi untuk menyusun Root Cause Analysis (RCA) yang mendalam dan tuntas atas insiden kegagalan fatal (major failure); 2. Strategi & Manajemen Keandalan Aset (Asset Reliability Management):; Merumuskan dan mengevaluasi program pemeliharaan prediktif (predictive maintenance) berdasarkan tren data diagnostik (Condition-Based Maintenance); Menilai kelayakan teknis dan memberikan persetujuan (technical approval) terhadap perbaikan besar, retrofit, atau penggantian aset jaringan JTM/JTT; 3. Standarisasi & Rekayasa Sistem Proteksi:; Mengkaji ulang dan menyempurnakan filosofi proteksi sistem, setting relay proteksi utama, serta koordinasi selektif untuk mencegah perluasan pemadaman saat terjadi gangguan; Menyusun standar spesifikasi teknis peralatan jaringan dan prosedur operasional standar (SOP) troubleshooting tingkat lanjut; 4. Mentorship & Capacity Building:; Bertindak sebagai mentor teknis bagi Junior/Mid-level Engineer dan teknisi lapangan guna meningkatkan kapabilitas internal perusahaan dalam menangani gangguan teknis; 5. Audit & Kepatuhan Teknis:; Melakukan audit teknis berkala terhadap instalasi JTM dan JTT untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan ketenagalistrikan (K2) dan regulasi nasional yang berlaku; Skill Requirement (Persyaratan Keahlian); 1. Pendidikan Minimal Sarjana (S1) Teknik Elektro ARUS KUAT (diutamakan S2/Magister Teknik); 2. Pengalaman Kerja: Minimal 6–8 tahun pengalaman spesifik di bidang operasi, pemeliharaan, rekayasa sistem proteksi, atau pengujian peralatan Tegangan Menengah dan Tegangan Tinggi; 3. Kompetensi Teknis (Hard Skills - Advance Level); Expertise dalam Diagnostik & Analisis Kegagalan: Menguasai interpretasi data pengujian tingkat lanjut seperti Partial Discharge (PD), DGA minyak trafo, Tan Delta, Frequency Response Analysis (FRA), dan analisis osilografi digital (DFR); Analisis Sistem Tenaga & Proteksi Kompleks: Sangat mahir dalam studi aliran daya (load flow), hubung singkat (short circuit), stabilitas sistem, serta koordinasi setting relay proteksi numerik modern; Standar Internasional & Regulasi: Memahami standar industri kelistrikan global dan nasional (seperti IEC, IEEE, ANSI, SPLN) serta regulasi keselamatan ketenagalistrikan (SKTTK/K2); Sertifikasi Wajib: Sertifikat Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan (SKTTK) bidang O&M JTM/JTT level Ahli Madya / Utama, Sertifikasi keahlian khusus terkait proteksi sistem tenaga listrik atau manajemen aset (Asset Management); 4. Kompetensi Non-Teknis (Soft Skills); Kepemimpinan Teknis (Technical Leadership): Mampu mengarahkan tim, mengambil keputusan teknis yang tegas di bawah tekanan, dan memimpin diskusi atau negosiasi teknis dengan vendor/manajemen; Kemampuan Berpikir Sistemik (Systems Thinking): Mampu melihat keterkaitan antar komponen dalam sistem tenaga listrik yang luas secara komprehensif; Keterampilan Komunikasi & Pelaporan: Mampu menyusun laporan investigasi tingkat eksekutif yang kompleks agar mudah dipahami oleh pihak manajemen non-teknis.

Kualifikasi: 1. Pendidikan Minimal Sarjana (S1) Teknik Elektro ARUS KUAT (diutamakan S2/Magister Teknik); 2. Pengalaman Kerja: Minimal 6–8 tahun pengalaman spesifik di bidang operasi, pemeliharaan, rekayasa sistem proteksi, atau pengujian peralatan Tegangan Menengah dan Tegangan Tinggi; 3. Kompetensi Teknis (Hard Skills - Advance Level); Expertise dalam Diagnostik & Analisis Kegagalan: Menguasai interpretasi data pengujian tingkat lanjut seperti Partial Discharge (PD), DGA minyak trafo, Tan Delta, Frequency Response Analysis (FRA), dan analisis osilografi digital (DFR); Analisis Sistem Tenaga & Proteksi Kompleks: Sangat mahir dalam studi aliran daya (load flow), hubung singkat (short circuit), stabilitas sistem, serta koordinasi setting relay proteksi numerik modern; Standar Internasional & Regulasi: Memahami standar industri kelistrikan global dan nasional (seperti IEC, IEEE, ANSI, SPLN) serta regulasi keselamatan ketenagalistrikan (SKTTK/K2); Sertifikasi Wajib: Sertifikat Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan (SKTTK) bidang O&M JTM/JTT level Ahli Madya / Utama, Sertifikasi keahlian khusus terkait proteksi sistem tenaga listrik atau manajemen aset (Asset Management); 4. Kompetensi Non-Teknis (Soft Skills); Kepemimpinan Teknis (Technical Leadership): Mampu mengarahkan tim, mengambil keputusan teknis yang tegas di bawah tekanan, dan memimpin diskusi atau negosiasi teknis dengan vendor/manajemen; Kemampuan Berpikir Sistemik (Systems Thinking): Mampu melihat keterkaitan antar komponen dalam sistem tenaga listrik yang luas secara komprehensif; Keterampilan Komunikasi & Pelaporan: Mampu menyusun laporan investigasi tingkat eksekutif yang kompleks agar mudah dipahami oleh pihak manajemen non-teknis.

Tanggung jawab

  • Senior Engineer O&M JTM/JTT
  • Memimpin investigasi gangguan kritis berskala besar, memvalidasi hasil analisis troubleshooting yang kompleks, menetapkan standar keandalan aset jangka panjang, serta memberikan arahan teknis bagi tim engineering dan operasional di lapangan
  • 1. Lead Troubleshooting & Investigasi Tingkat Lanjut (Tier-3):
  • Menangani kasus gangguan atau anomali peralatan yang paling rumit, berulang, atau berdampak luas (misalnya kegagalan gardu induk besar atau trip jaringan interkoneksi) yang tidak dapat diselesaikan oleh level Engineer biasa
  • Memimpin tim investigasi lintas fungsi untuk menyusun Root Cause Analysis (RCA) yang mendalam dan tuntas atas insiden kegagalan fatal (major failure)
  • 2. Strategi & Manajemen Keandalan Aset (Asset Reliability Management):
  • Merumuskan dan mengevaluasi program pemeliharaan prediktif (predictive maintenance) berdasarkan tren data diagnostik (Condition-Based Maintenance)
  • Menilai kelayakan teknis dan memberikan persetujuan (technical approval) terhadap perbaikan besar, retrofit, atau penggantian aset jaringan JTM/JTT
  • 3. Standarisasi & Rekayasa Sistem Proteksi:
  • Mengkaji ulang dan menyempurnakan filosofi proteksi sistem, setting relay proteksi utama, serta koordinasi selektif untuk mencegah perluasan pemadaman saat terjadi gangguan
  • Menyusun standar spesifikasi teknis peralatan jaringan dan prosedur operasional standar (SOP) troubleshooting tingkat lanjut
  • 4. Mentorship & Capacity Building:
  • Bertindak sebagai mentor teknis bagi Junior/Mid-level Engineer dan teknisi lapangan guna meningkatkan kapabilitas internal perusahaan dalam menangani gangguan teknis
  • 5. Audit & Kepatuhan Teknis:
  • Melakukan audit teknis berkala terhadap instalasi JTM dan JTT untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan ketenagalistrikan (K2) dan regulasi nasional yang berlaku
  • Skill Requirement (Persyaratan Keahlian)
  • 1. Pendidikan Minimal Sarjana (S1) Teknik Elektro ARUS KUAT (diutamakan S2/Magister Teknik)
  • 2. Pengalaman Kerja: Minimal 6–8 tahun pengalaman spesifik di bidang operasi, pemeliharaan, rekayasa sistem proteksi, atau pengujian peralatan Tegangan Menengah dan Tegangan Tinggi
  • 3. Kompetensi Teknis (Hard Skills - Advance Level)
  • Expertise dalam Diagnostik & Analisis Kegagalan: Menguasai interpretasi data pengujian tingkat lanjut seperti Partial Discharge (PD), DGA minyak trafo, Tan Delta, Frequency Response Analysis (FRA), dan analisis osilografi digital (DFR)
  • Analisis Sistem Tenaga & Proteksi Kompleks: Sangat mahir dalam studi aliran daya (load flow), hubung singkat (short circuit), stabilitas sistem, serta koordinasi setting relay proteksi numerik modern
  • Standar Internasional & Regulasi: Memahami standar industri kelistrikan global dan nasional (seperti IEC, IEEE, ANSI, SPLN) serta regulasi keselamatan ketenagalistrikan (SKTTK/K2)
  • Sertifikasi Wajib: Sertifikat Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan (SKTTK) bidang O&M JTM/JTT level Ahli Madya / Utama, Sertifikasi keahlian khusus terkait proteksi sistem tenaga listrik atau manajemen aset (Asset Management)
  • 4. Kompetensi Non-Teknis (Soft Skills)
  • Kepemimpinan Teknis (Technical Leadership): Mampu mengarahkan tim, mengambil keputusan teknis yang tegas di bawah tekanan, dan memimpin diskusi atau negosiasi teknis dengan vendor/manajemen
  • Kemampuan Berpikir Sistemik (Systems Thinking): Mampu melihat keterkaitan antar komponen dalam sistem tenaga listrik yang luas secara komprehensif
  • Keterampilan Komunikasi & Pelaporan: Mampu menyusun laporan investigasi tingkat eksekutif yang kompleks agar mudah dipahami oleh pihak manajemen non-teknis

Kualifikasi

  • 1. Pendidikan Minimal Sarjana (S1) Teknik Elektro ARUS KUAT (diutamakan S2/Magister Teknik)
  • 2. Pengalaman Kerja: Minimal 6–8 tahun pengalaman spesifik di bidang operasi, pemeliharaan, rekayasa sistem proteksi, atau pengujian peralatan Tegangan Menengah dan Tegangan Tinggi
  • 3. Kompetensi Teknis (Hard Skills - Advance Level)
  • Expertise dalam Diagnostik & Analisis Kegagalan: Menguasai interpretasi data pengujian tingkat lanjut seperti Partial Discharge (PD), DGA minyak trafo, Tan Delta, Frequency Response Analysis (FRA), dan analisis osilografi digital (DFR)
  • Analisis Sistem Tenaga & Proteksi Kompleks: Sangat mahir dalam studi aliran daya (load flow), hubung singkat (short circuit), stabilitas sistem, serta koordinasi setting relay proteksi numerik modern
  • Standar Internasional & Regulasi: Memahami standar industri kelistrikan global dan nasional (seperti IEC, IEEE, ANSI, SPLN) serta regulasi keselamatan ketenagalistrikan (SKTTK/K2)
  • Sertifikasi Wajib: Sertifikat Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan (SKTTK) bidang O&M JTM/JTT level Ahli Madya / Utama, Sertifikasi keahlian khusus terkait proteksi sistem tenaga listrik atau manajemen aset (Asset Management)
  • 4. Kompetensi Non-Teknis (Soft Skills)
  • Kepemimpinan Teknis (Technical Leadership): Mampu mengarahkan tim, mengambil keputusan teknis yang tegas di bawah tekanan, dan memimpin diskusi atau negosiasi teknis dengan vendor/manajemen
  • Kemampuan Berpikir Sistemik (Systems Thinking): Mampu melihat keterkaitan antar komponen dalam sistem tenaga listrik yang luas secara komprehensif
  • Keterampilan Komunikasi & Pelaporan: Mampu menyusun laporan investigasi tingkat eksekutif yang kompleks agar mudah dipahami oleh pihak manajemen non-teknis

Informasi lowongan

Tipe pekerjaan
Full-time
Pendidikan
S1
Gaji
Negosiasi

Cara melamar

Lowongan aktif terkait

Lihat lowongan kerja terbaru lainnya