Arsitek Pengawas Bangunan

Klungkung Tower Hotel Klungkung, Bali

Deskripsi pekerjaan

Posisi Arsitek Pengawas Bangunan bertanggung jawab penuh dalam mengawasi jalannya proyek konstruksi agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan arsitektur, gambar kerja, serta standar keselamatan yang ditetapkan. Tugas utama posisi ini mencakup pengawasan lapangan secara menyeluruh pada setiap tahapan konstruksi, pemeriksaan kualitas material dan hasil finishing, pemantauan progres pembangunan terhadap jadwal kerja, serta pengendalian anggaran berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Arsitek pengawas juga berkoordinasi dengan pemilik proyek dan kontraktor, membaca gambar teknik menggunakan aplikasi pendukung seperti AutoCAD dan SketchUp, memberikan rekomendasi perbaikan teknis, serta menyusun laporan harian dan mingguan secara berkala hingga proses serah terima bangunan selesai.

Tanggung jawab: Bertanggung jawab mengawasi dan memastikan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan gambar kerja, desain arsitektur, spesifikasi teknis, Rencana Anggaran Biaya (RAB), jadwal pelaksanaan, standar mutu, serta ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3); 1. Pengawasan Lapangan: Mengawasi seluruh tahapan pekerjaan konstruksi agar sesuai dengan gambar kerja, desain, spesifikasi teknis, dan standar yang ditetapkan; 2. Pemeriksaan Kualitas: Memeriksa kualitas material, dimensi, elevasi, struktur, finishing, serta hasil pekerjaan sebelum dinyatakan selesai; 3. Pengendalian Progres: Memantau kemajuan pembangunan, membandingkan realisasi dengan jadwal kerja, serta mengidentifikasi keterlambatan dan penyebabnya; 4. Koordinasi Proyek: Berkoordinasi dengan owner, tenaga kerja, konsultan, dan pihak terkait untuk menyelesaikan kendala di lapangan; 5. Pengendalian Biaya: Memantau kesesuaian pekerjaan dengan RAB, memeriksa volume pekerjaan, serta melaporkan potensi pembengkakan biaya dan pekerjaan tambah-kurang; 6. Pemeriksaan Gambar dan Detail: Membaca serta memahami gambar kerja, detail arsitektur, struktur, MEP (mekanikal, elektrikal, dan plumbing), serta menggunakan aplikasi pendukung seperti AutoCAD, SketchUp, dan perangkat lunak relevan lainnya; 7. Penyelesaian Masalah Teknis: Mengidentifikasi ketidaksesuaian pekerjaan, memberikan rekomendasi perbaikan, dan mengoordinasikan revisi teknis melalui pihak yang berwenang; 8. Pelaporan Berkala: Membuat laporan harian atau mingguan mengenai progres, penggunaan material, jumlah tenaga kerja, kendala, dokumentasi foto, dan tindak lanjut; 9. Pemeriksaan Akhir: Melakukan pemeriksaan hasil pekerjaan, menyusun daftar kekurangan (punch list), serta mengawasi perbaikan sebelum serah terima; 10. Dokumentasi Proyek: Menyimpan gambar revisi, catatan lapangan, hasil pemeriksaan, dan dokumentasi pembangunan secara teratur; 11. Evaluasi Kinerja Kontraktor: Menilai kedisiplinan, kualitas pekerjaan, produktivitas, dan kepatuhan kontraktor terhadap jadwal serta standar yang ditetapkan; 12. Pelaporan kepada owner: Menyampaikan perkembangan proyek, masalah kritis, risiko, dan rekomendasi tindakan agar keputusan dapat diambil tepat waktu; HASIL KERJA YANG DIHARAPKAN; Pembangunan selesai sesuai desain dan spesifikasi, memenuhi standar mutu dan keselamatan, terkendali dari sisi waktu dan biaya, serta memiliki dokumentasi dan laporan yang lengkap.

Tanggung jawab

  • Bertanggung jawab mengawasi dan memastikan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan gambar kerja, desain arsitektur, spesifikasi teknis, Rencana Anggaran Biaya (RAB), jadwal pelaksanaan, standar mutu, serta ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
  • 1. Pengawasan Lapangan: Mengawasi seluruh tahapan pekerjaan konstruksi agar sesuai dengan gambar kerja, desain, spesifikasi teknis, dan standar yang ditetapkan
  • 2. Pemeriksaan Kualitas: Memeriksa kualitas material, dimensi, elevasi, struktur, finishing, serta hasil pekerjaan sebelum dinyatakan selesai
  • 3. Pengendalian Progres: Memantau kemajuan pembangunan, membandingkan realisasi dengan jadwal kerja, serta mengidentifikasi keterlambatan dan penyebabnya
  • 4. Koordinasi Proyek: Berkoordinasi dengan owner, tenaga kerja, konsultan, dan pihak terkait untuk menyelesaikan kendala di lapangan
  • 5. Pengendalian Biaya: Memantau kesesuaian pekerjaan dengan RAB, memeriksa volume pekerjaan, serta melaporkan potensi pembengkakan biaya dan pekerjaan tambah-kurang
  • 6. Pemeriksaan Gambar dan Detail: Membaca serta memahami gambar kerja, detail arsitektur, struktur, MEP (mekanikal, elektrikal, dan plumbing), serta menggunakan aplikasi pendukung seperti AutoCAD, SketchUp, dan perangkat lunak relevan lainnya
  • 7. Penyelesaian Masalah Teknis: Mengidentifikasi ketidaksesuaian pekerjaan, memberikan rekomendasi perbaikan, dan mengoordinasikan revisi teknis melalui pihak yang berwenang
  • 8. Pelaporan Berkala: Membuat laporan harian atau mingguan mengenai progres, penggunaan material, jumlah tenaga kerja, kendala, dokumentasi foto, dan tindak lanjut
  • 9. Pemeriksaan Akhir: Melakukan pemeriksaan hasil pekerjaan, menyusun daftar kekurangan (punch list), serta mengawasi perbaikan sebelum serah terima
  • 10. Dokumentasi Proyek: Menyimpan gambar revisi, catatan lapangan, hasil pemeriksaan, dan dokumentasi pembangunan secara teratur
  • 11. Evaluasi Kinerja Kontraktor: Menilai kedisiplinan, kualitas pekerjaan, produktivitas, dan kepatuhan kontraktor terhadap jadwal serta standar yang ditetapkan
  • 12. Pelaporan kepada owner: Menyampaikan perkembangan proyek, masalah kritis, risiko, dan rekomendasi tindakan agar keputusan dapat diambil tepat waktu
  • HASIL KERJA YANG DIHARAPKAN
  • Pembangunan selesai sesuai desain dan spesifikasi, memenuhi standar mutu dan keselamatan, terkendali dari sisi waktu dan biaya, serta memiliki dokumentasi dan laporan yang lengkap

Informasi lowongan

Tipe pekerjaan
Full-time
Gaji
Rp 4.000.000 – Rp 6.000.000 per month
Batas lamaran
19 November 2026

Cara melamar

Lowongan aktif terkait

Lihat lowongan kerja terbaru lainnya